SEKILAS INFO
: - Selasa, 06-10-2026
  • 1 tahun yang lalu / Terus Maju Tunjukan Baktimu
APLIKASI BERBASIS GROUP SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI

APLIKASI BERBASIS GROUP SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI

Oleh : Budho Setyonugroho

 

Wabah corona virus disease 2019 (COVID-19) telah melanda 215 negara di dunia termasuk Indonesia khususnya di Samarinda dan untuk menekan laju penyebaran virus COVID-19 ini, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pemerintah telah melarang lembaga pendidikan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (konvensional) dan memerintahkan untuk menyelenggarakan proses Belajar dari Rumah melalui pembelajaran daring (dalam jaringan) atau jarak jauh (Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19), 2020). Pembelajaran daring ini diharapkan dapat menekan penyebaran virus COVID-19 khususnya lingkungan sekolah di Samarinda.

Pembelajaran daring (E-Learning) merupakan akses materi pembelajaran melalui internet, untuk berinteraksi dengan konten, instruktur, dan peserta didik lainnya. Mendapatkan dukungan selama proses pembelajaran, untuk memperoleh pengetahuan, untuk membangun makna pribadi, dan untuk tumbuh dari pengalaman belajar (Horvitz, 2007). Pandemi COVID-19 yang telah berjalan beberapa bulan menyebabkan penyesuaian di bidang pendidikan. Guna menghindari terjadinya penularan yang lebih jauh, maka diambil kebijakan untuk kuliah/sekolah dari rumah.  Perubahan tersebut menyebabkan diambilnya kebijakan bahwa di tengah pandemi Kemendikbud menyerahkan penyesuaian kurikulum kepada guru dan kepala sekolah sesuai dengan konsep merdeka belajar. Namun itu semua tidak mudah, sarana prasarana yang dimiliki sekolah dan pengajar maupun peserta didik tidak semua siap menerima dalam waktu singkat untuk pembelajaran secara daring. Banyak yang harus diperhatikan oleh pengajar dalam penggunaan e-learning misalnya penggunaan website e-learning yang harus dikuasai oleh pengajar, komponen pengajaran/modul pada website e-learning yang harus selalu tersedia untuk pelajar, dan bagaimana cara penyampaian pengajaran dengan memaanfaatkan website e-learning yang digunakan sehingga dapat membantu peserta didik merasa terlibat dan mendorong agar berpartisipasi secara aktif dalam belajar mengajar secara e-learning (Ramadiani, Azainil, et al., 2017).

Di masa tanggap darurat seperti ini, banyak hal yang bisa dilakukan pengajar dalam menyukseskan program pembelajaran jarak jauh. Smartphone merupakan salah satu dari penerapan penggunaan program pembelajaran jauh. Sebagai benda yang digunakan sehari-hari dan dimiliki oleh hampir semua pengajar maupun siswa. Smartphone merupakan salah satu objek yang banyak digunakan sebagai e-learning dengan tingkat kepuasan penggunaan yang cukup tinggi dan diperhitungkan, termasuk penggunaan yang mudah, peningkatan produktivitas penggunaan smartphone, dan pemahaman bidang pelajaran yang lebih cepat (Ramadiani, Azainil, et al., 2017).

SMA Negeri 2 Samarinda termasuk salah satu sekolah menengah atas di Samarinda yang juga melakukan pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring. Dengan banyaknya media pembelajaran daring yang tersedia, menyebabkan SMA Negeri 2 Samarinda harus memilih media pembelajaran daring yang tepat dan efektif sehingga bisa melaksanakan proses pembelajaran daring dengan menyesuaikan keadaan siswa SMA Negeri 2 Samarinda secara merata dari segi waktu, fasilitas, dan wilayah tempat tinggal.

Bermacam-macam pilihan media pembelajaran daring mulai dari aplikasi, web, dan sosial media digunakan pihak sekolah untuk proses pembelajaran jarak jauh. Beberapa media pembelajaran daring berbasis group yang bisa dijadikan pilihan, di antaranya, WhatsApp Group (WA), dan Google Class Room.

Berikut kelebihan dan kekurangan aplikasi diatas yang kami kutip dari berbagai sumber :

  • WhatsApp Group (WA)

Kelebihan pada Aplikasi (I Made Pustikayasa, 2019)

  1. WhatsApp tidak memerlukan sistem login setiap akan membuka bekerja, mirip seperti SMS yang menggunakan nomor telepon yang terdaftar pada ponsel pengguna.
  2. Segera terhubung dengan kontak pengguna: untuk memudahkan mendeteksi nomor ponsel yang sudah terdaftar pada WhatsApp.
  3. Pesan offline: WhatsApp akan menyimpan pesan-pesan pengguna dan mengirimkannya kembali ketika pengguna menggunakannya kembali, sehingga pengguna tidak akan kehilangan pemberitahuan pesan baru atau pada saat mematikan telepon.
  4. Kelebihan lainya: pengguna dapat bertukar kontak, membagikan lokasi (share live location), email riwayat percakapan, atur wallpaper dan nada pemberitahuan khusus, juga kirim pesan ke beberapa kontak sekaligus (broadcast).

Kelebihan Sebagai Media Pembelajaran

  1. Grup WhatsApp, pendidik dan peserta didik bisa bertanya jawab atau berdiskusi dengan lebih rileks tanpa harus terpusat pada pendidik seperti pembejaran di kelas, yang sering menimbulkan rasa takut salah dan malu pada peserta didik.
  2. Dengan media WhatsApp, pendidik bisa berkreasi dalam memberikan materi maupun tugas tambahan kepada peserta didik
  3. Peserta didik dengan mudah bisa mengirim balik hasil pekerjaan, baik berupa komentar langsung (chat group), gambar, video atau soft files lainnya yang berhubungan dengan pembelajaran.
  4. Dengan media WhatsApp, metode pembelajaran menjadi ramah lingkungan karena tidak lagi menggunakan hard copy (penggunaan kertas untuk mencetak atau menulis hasil pekerjaan peserta didik).
  5. Dengan media WhatsApp, dapat menjadi salah satu solusi pendidik untuk menyampaikan materi tambahan sebagai bahan pembelajaran di luar kelas.

Kekurangan WhatsApp Sebagai Media Pembelajaran

  1. Pendidik dan peserta didik harus terhubung dengan layanan internet untuk mendapatkan informasi secara real times.
  2. Komunikasi menggunakan video, gambar dan file yang berukuran besar berpengaruh pada penggunaan data (biaya).
  3. Tanpa aturan atau kesepakatan yang jelas oleh admin (pendidik) grup, komunikasi dapat keluar dari kontek pembelajaran.
  • Google Classroom

Google Classroom memungkinkan kegiatan belajar mengajar menjadi lebih produktif dan bermakna dengan menyederhanakan tugas, meningkatkan kolaborasi, dan membina komunikasi. Pengajar dapat membuat kelas, memberikan tugas, mengirim masukan, dan melihat semuanya di satu tempat. Sekolah dan lembaga nonprofit mendapatkan Google Classroom sebagai layanan inti G Suite for Education dan G Suite for Nonprofits secara gratis. Setiap orang yang memiliki akun Google pribadi juga dapat menggunakan Classroom secara gratis. (Rini Atikah, et al, 2021)

Aplikasi ini dapat digunakan oleh para guru dan siswa, untuk berbagi file di antara mereka. Di Google Classroom, guru dapat membuat tugas untuk siswa, dan juga dapat mengumpulkan tugas dari mereka. Baik guru dan siswa dapat bekerja tanpa menggunakan kertas dalam aplikasi ini. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan saat belajar secara daring (online) dengan Google Classroom:

  1. Berbagi materi pelajaran/silabus
  2. Memberikan/mengirimkan tugas
  3. Mengadakan ujian/kuis Tanya jawab secara interaktif
  4. Melihat tugas mendatang lewat Google Calendar

Selain berbagai manfaat di atas, Google Classroom cocok dijadikan opsi untuk belajar online karena platform ini gratis, bisa dijangkau siapa saja yang menggunakan smartphone, dan relatif aman.

Fitur Google Classroom Google Classroom dapat disiapkan dengan mudah. Pengajar dapat menyiapkan kelas dan mengundang siswa serta asisten pengajar. Di halaman Tugas Kelas, mereka dapat berbagi informasi—tugas, pertanyaan, dan materi. Dengan Google Classroom, pengajar dapat menghemat waktu dan kertas. Mereka dapat membuat kelas, memberikan tugas, berkomunikasi, dan melakukan pengelolaan, semuanya di satu tempat. Google Classroom juga menawarkan pengelolaan yang lebih baik. Siswa dapat melihat tugas di halaman Tugas, di aliran kelas, atau di kalender kelas. Semua materi kelas otomatis disimpan dalam folder Google Drive.

Selain itu, Google Classroom memungkinkan alur komunikasi antara pengajar dengan murid atau antar-murid lebih efektif. Pengajar dapat membuat tugas, mengirim pengumuman, dan memulai diskusi kelas secara langsung. Siswa dapat berbagi materi antara satu sama lain dan berinteraksi dalam aliran kelas atau melalui email. Pengajar juga dapat melihat dengan cepat siapa saja yang sudah dan belum menyelesaikan tugas, serta langsung memberikan nilai dan masukan real-time. Yang tak kalah penting, Google Classroom terjangkau dan aman yang disediakan gratis untuk sekolah, lembaga nonprofit, dan perorangan serta tidak berisi iklan dan tidak pernah menggunakan konten pengguna atau data siswa untuk tujuan periklanan.

Keunggulan Google Classroom Bagi Anda yang sudah menggunakan Google Classroom, tentu Anda merasakan sekali manfaat dan keunggulan aplikasi ini dibanding aplikasi lain :

  1. Simple Google merancang aplikasi Google Classroom dengan integrasi yang sangat sederhana bersama G suite untuk pendidikan, sehingga dengan teknologi ini tenaga pendidik bisa fokus menjalankan tugasnya sebagai tenaga pendidik.
  2. Aman Selain itu, Google juga menjamin tingkat keamanan yang tinggi ketika menggunakan aplikasi Google Classroom sebab layanan ini terintegrasi dengan layanan Gmail yang reputasinya sangat baik dalam hal keamanan. Teknologi ini juga berfungsi sebagai media penyimpanan atau arsip digital bagi peserta didik atau tenaga pendidik yang apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, bisa diakses kapanpun dan dimanapun.
  3. Integrasi Luas Google Classroom juga terintegrasi dengan beberapa aplikasi pembelajaran lainnya besutan Google lainnya, seperti classcraft, Pear Deck, Quizizz, Tynker, Kami, dan Little SIS. Kolaborasi antara Google Classroom dan aplikasi tersebut akan sangat membantu tenaga pendidik dalam memberikan materi pembelajarannya.
  4. Lintas Platform Keunggulan selanjutnya adalah aplikasi ini bisa diakses di PC (personal computer) atau smartphone. Sehingga tenaga pendidik maupun peserta didik bisa belajar, mengerjakan tugas, dan melihat pengumuman bisa dimanapun tanpa harus bertatap muka. Sehingga sangat efisien dalam menyampaikan materi pembelajaran, tugas dan pengumuman.
  5. Mudah Digunakan Keunggulan selanjutnya adalah penggunaannya yang sangat friendly. Mulai dari pembuatan kelas baru sampai dengan personalisasi kelas tersebut. Semua bisa dikerjakan dengan langkah yang sangat sederhana.

Daftar Guru

Maps Sekolah